Jumat, 16 Oktober 2020

Aktivitas Sunnah Rasul di Malam Jumat dalam Perspektif Islam


Assalamualaikum,

Sahabat Muslim, di masyarakat kita selama ini malam Jumat selalu dianggap sebagai malam yang menakutkan, malam horor, malam mistis, banyak hantu yang bermunculan di malam Jumat. dan sebagian anggapan yang lain malam Jumat identik dengan aktivitas "Sunnah Rasul". Benarkan anggapan tersebut? dan adakah riwayat yang dapat menjelaskan tentang hal tersebut? Islam Historia akan berusaha memberikan penjelasan berdasarkan perspektif Islam, bagi yang malas membaca bisa tonton video berikut:

Misteri Malam Jumat, Hantu Gentayangan & Sunnah Rasul menurut Islam

Jangan lupa bantu dukung channel Islam Historia dengan subscribe, like, komen, dan bunyikan lonceng untuk selalu update informasi.


Sunah Rasul

Sunah Rasul memiliki makna cara menjalani kehidupan ini, baik secara tingkah laku, akhlak, maupun cara beribadah yang sesuai dengan tuntunan dan yang dicontohkan oleh Rasulullah. 

Kebiasaan dalam masyarakat kita jika mendengar kalimat "Sunnah Rasul" ini akan dikaitkan dengan malam Jumat dan anjuran untuk melakukan hubungan intim, tentunya dengan suami/istrinya sendiri. Istilah ini juga sering mejadi bahan candaan masyarakat saat hari Kamis atau malam Jumat, untuk segera pulang ke  rumah melakukan Sunnah Rasul. Namun benarkah anggapan tersebut? Islam Historia menemukan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh HR. Baihaqi tentang berhubungan intim dengan suami/istrinya di malam Jumat yang artinya sebagai berikut,

Rasulullah bersabda: "Apakah kalian tidak sanggup berhubungan badan dengan istri kalian pada setiap hari Jumat. Hubungan badan dengan istri di hari Jumat mengandung dua pahala: pahala mandinya sendiri dan pahala mandi istrinya," (HR Baihaqi).

Namun ternyata banyak ulama hadist lainnya menyatakan bahwa hadist tersebut lemah dan tidak bisa dijadikan dasar hukum. Sedangkan hadist lain yang Islam Historia dapatkan yang lebih tepat mengintepretasikannya adalah pada hadits riwayat Aus bin Abi Aus RA yang artinya, 

Rasulullah bersabda: "Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan membuat orang lain mandi, lalu berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, lalu berkonsentrasi mendengarkan khutbah, maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun," (HR Ahmad, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Di dalam hadist tersebut memang tidak terdapat kata atau kalimat tentang hubungan intim, namun di dalam Islam sendiri salah satu hal yang menjadikan kita mandi wajib adalah karena berhubungan intim, seperti arti dalam sabda Rasulullah berikut ini, 

Rasulullah bersabda: “Bila seorang lelaki duduk diantara empat potongan tubuh wanita (dua tangan dan dua kaki) dan tempat khitan (laki-laki) bertemu tempat khitan (wanita) maka sungguh wajib mandi meskipun ia tidak mengeluarkan mani,” (HR Muslim).

Jadi kesimpulannya, melakukan hubungan suami istri di malam jumat bukanlah merupakan sunnah, namun mandi di malam Jumat itulah yang menjadi sunnah. Sedangkan kita sebagai umat Islam, selalu diwajibkan menjaga kerbersihan slah satunya dengan perintah mandi junub setelah berjima' dengan istri atau suami masing-masing, bahkan dengan membuat orang lain (istri/suami) mandi di malam Jumat, Allah akan memberikan pahala baginya.


Hantu Bermunculan di Malam Jumat

Kepercayaan masyarakat bahwa malam Jumat adalah malam sakral di mana hantu-hantu bergentanyangan, mungkin perlu sedikit diluruskan. Di dalam dalam kumpulan kitab Fatawa Al-Ramli yang mengutip pernyataan Imam Al Qurtubi: 

“dikatakan bahwa terkadang arwah-arwah itu mengunjungi kuburannya setiap hari Jumat, selamanya. Dan telah datang sebuah khabar bahwa arwah-arwah itu mendatangi kuburnya dan rumah keluarga mereka pada waktu yang dikehendaki Allah. Hal itu karena mereka telah diberi izin oleh Allah untuk melakukannya. Arwah-arwah itu dapat melihat dari sana baik mereka datang ke kuburnya atau ke rumah keluarganya.” 

Hal tersebut disebut juga dalam Kitab   I’anah Al-Thalibin Hasyiyah Fath Al-Mu’in, karya Syech Abu Bakar bin Syatha'. Ulama terkenal yang menjadi guru para ulama Nusantara.

Jadi menurut Islam Historia yang ada adalah arwah orang yg sudah meninggal yang kembali ke dunia, dan itupun atas seijin Allah untuk meminta doa dari anak cucunya yang masih hidup. Bukan hantu seperti yang dibayangkan dalam wujud yang menakutkan dan mengerikan.

Banyak berdoa di malam Jumat, dengan doakan orang tua dan saudara kita yang sudah meninggal, itu akan lebih baik daripada kita melakukan aktivitas yang tidak bermanfaat. Seperti yang biasa dilakukan di desa-desa atau di Pondok Pesantren, biasanya malam Jumat akan diisi dengan acara Maulid, Semak'an Al Qur'an, Khataman, dan aktivitas lainnya yang memiliki nilai atau kemanfaatan yang tinggi, semoga bermanfaat.


Wassalamu'alaikum..


#Sunnah #sunnahrasul #malamjumat #malamjumatkliwon #arwah #islam #edukasi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar